Jumat, 24 Februari 2017

Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis

Mengenali ciri kesalahan dalam membuat logo

I. Abstraksi

Saat ini banyak sekali tempat atau website yang menyediakan kontes desain entah itu desain 
logo,baju,kemasan produk dan lain-lain.
Oleh karena itu, hal ini bisa dijadikan sebagai sumberpenghasilan para desainer-desainer yang ingin ikut serta.
Namun kita ketahui karena cangkupan yang diberikan oleh pihak penyelenggara tentunya adalah umum dan sangat luas,tentu saingan yang dihadapi bukan desainer lokal saja namun bisa saja desainer di seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Mungkin untuk para mahasiswa ini adalah suatu hal yang patut dicoba untuk menambah pengalaman.
Bukan hanya itu, bila bisa berhasil memenangkan kontes tersebut maka hadiah yang didapatkan pun bisa mencapai jutaan rupiah. Oleh karena itu penulis akan berbagi sedikit tips untuk meraih itu semua

II. Isi 

5 Kesalahan desainer pemula dalam membuat logo

1.   Merancang tanpa briefing

Ini terdengar sangat salah dalam banyak tingkatan, karena terkadang desain muncul tiba-tiba 
dalam otak Anda, dan Anda tinggal mengikuti arahnya saja. Tetapi ternyata itu salah loh. Dan secara 
tidak sadar hampir semua desainer melakukannya. Padahal briefing sangat berguna untuk membantu 
desainer dalam mengetahui apa yang mereka butuhkan untuk merancang, dan bagaimana mereka 
perlu untuk merancang itu. Briefing juga memiliki peran penting dalam menentukan hubungan 
desainer dengan klien. Tanpa itu, desainer akan kewalahan oleh jumlah kebebasan desain, dan klien 
tidak akan tahu apa yang diharapkan dari proyek tersebut.

2.   Merancang untuk diri sendiri
Tidak sedikit desainer merancang untuk dirinya sendiri, karena hal itu mudah dilakukan. Desain 
dapat  dengan  mudah  menjadi  pengalaman  yang  sangat  pribadi dan penuh gairah. Padahal, 
seharusnya desainer tetap berfokus untuk siapa logo itu diciptakan. Itu adalah pelajaran keras untuk 
para desainer agar tetap dalam jalurnya  saat  membuat  logo.  Anda  harus  memahami siapa  target 
audience  logo  Anda,  kemudian  mempelajari semua hal tentangnya. Lebih  baik  lagi, jika  Anda 
berinteraksi dengan mereka, sehingga Anda mengetahui apa yang mereka inginkan. Dan 
mengimplementasikannya kedalam proses desain Anda.

3.   Tidak memahami USP klien
Setiap bisnis memiliki USP sendiri (unique selling point). hal itu adalah salah satu hal yang paling 
penting untuk diingat ketika membuat logo. Contohnya saja a secret formula pada Coca Cola ataupun
to being highly innovative pada Apple.Ini adalah bagian penting dari proses desain logo sendiri.
Mengetahui apa yg USP bisnis klien, akan membantu Anda untuk menemukan sesuatu yang unik
ketika merancang logo.

4.   Tidak mempertimbangkan brand positioning
Branding  adalah sebuah konsep mencerminkan identitas inti dari merek yang yang sedang dirancang.
Sedangkan Brand positioning adalah semua tentang hubungan satu merek ke merek lain 
atau  yang  sering  kita  sebut  sebagai  pesaing.Sangat  penting  desainer untuk memahami dan 
menganalisis status, kegunaan, daya tahan atau dimensi lain yang berkaitan dengan persepsi 
pelanggan,sebuah brand positioning didefinisikan dengan baik akan berpikir dari perspektif yang
berbeda.
Dengan semua itu dalam pikiran, menjadi mudah untuk melihat, bahwa logo Anda dirancang harus terlihat seperti itu milik tempat di mana merek diposisikan. Berpikir tentang hal itu akan 
meningkatkan kemungkinan logo Anda menerima persepsi positif dari pelanggan.

5.   Tidak melakukan penelitian yang cukup
Memahami USP klien Anda dan brand positioning sangat penting untuk siapapun yang ingin 
merancang sebuah logo yang sukses, tapi itu tidak membuat Anda hanya terpaku dengan hal tersebut.
Luangkanlah sedikit waktu Anda untuk mempelajari proses bisnis klien Anda, kenali pesaingnya.
Kemudian cari tahulah bagaimana dan dimana logo yang akan Anda buat itu akan digunakan nantinya.Dan yang terakhir, kenali target perusahaannya. Karena tidak semua klien akan memberikan informasi yang Anda butuhkan, tetapi Anda harus mencarinya sendiri di internet. Anda bisa
menggunakan Google.
Selalu ingat bahwa membuat logo tanpa memahami bisnis klien Anda, seperti berjalan dengan 
mata tertutup.Jika Anda dapat mencapainya tanpa mengetahui apa-apa, itu hanya keberuntungan.
Dan keberuntungan tidak datang semau Anda. Semakin banyak informasi yang Anda dapat 
kumpulkan, akan semakin baik desain Anda nanti.

Dan sekarang saatnya tunjukkan kemampuan kalian dengan ikut kontes yang ada dimanapun
Jangan pernah takut untuk mencoba dan jangan lupa, usaha dan juga doa akan membuahkan hasil yang baik.
GoodLuck Guys!

Web Rekomendasi http://amikom.ac.id/
Web Referensi
*www.sribu.com,ryan@sribu.com
*www.freelancer.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar