I. Abstraksi
Saat ini banyak sekali tempat atau website yang menyediakan kontes desain entah itu desain
logo,baju,kemasan produk dan lain-lain.
Oleh karena itu, hal ini bisa dijadikan sebagai sumberpenghasilan para desainer-desainer yang ingin ikut serta.
Namun kita ketahui karena cangkupan yang diberikan oleh pihak penyelenggara tentunya adalah umum dan sangat luas,tentu saingan yang dihadapi bukan desainer lokal saja namun bisa saja desainer di seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Namun kita ketahui karena cangkupan yang diberikan oleh pihak penyelenggara tentunya adalah umum dan sangat luas,tentu saingan yang dihadapi bukan desainer lokal saja namun bisa saja desainer di seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Mungkin untuk para mahasiswa ini adalah suatu hal yang patut dicoba untuk menambah pengalaman.
Bukan hanya itu, bila bisa berhasil memenangkan kontes tersebut maka hadiah yang didapatkan pun bisa mencapai jutaan rupiah. Oleh karena itu penulis akan berbagi sedikit tips untuk meraih itu semua
II. Isi
5 Kesalahan desainer pemula dalam membuat logo
1. Merancang tanpa briefing
Ini terdengar sangat salah dalam banyak tingkatan, karena terkadang desain muncul tiba-tiba
dalam otak Anda, dan Anda tinggal mengikuti arahnya saja. Tetapi ternyata itu salah loh. Dan secara
tidak sadar hampir semua desainer melakukannya. Padahal briefing sangat berguna untuk membantu
desainer dalam mengetahui apa yang mereka butuhkan untuk merancang, dan bagaimana mereka
perlu untuk merancang itu. Briefing juga memiliki peran penting dalam menentukan hubungan
desainer dengan klien. Tanpa itu, desainer akan kewalahan oleh jumlah kebebasan desain, dan klien
tidak akan tahu apa yang diharapkan dari proyek tersebut.
2. Merancang untuk diri sendiri
Tidak sedikit desainer merancang untuk dirinya sendiri, karena hal itu mudah dilakukan. Desain
dapat dengan mudah menjadi pengalaman yang sangat pribadi dan penuh gairah. Padahal,
seharusnya desainer tetap berfokus untuk siapa logo itu diciptakan. Itu adalah pelajaran keras untuk
para desainer agar tetap dalam jalurnya saat membuat logo. Anda harus memahami siapa target
audience logo Anda, kemudian mempelajari semua hal tentangnya. Lebih baik lagi, jika Anda
berinteraksi dengan mereka, sehingga Anda mengetahui apa yang mereka inginkan. Dan
mengimplementasikannya kedalam proses desain Anda.
3. Tidak memahami USP klien
Setiap bisnis memiliki USP sendiri (unique selling point). hal itu adalah salah satu hal yang paling
penting untuk diingat ketika membuat logo. Contohnya saja a secret formula pada Coca Cola ataupun
to being highly innovative pada Apple.Ini adalah bagian penting dari proses desain logo sendiri.
Mengetahui apa yg USP bisnis klien, akan membantu Anda untuk menemukan sesuatu yang unik
ketika merancang logo.
4. Tidak mempertimbangkan brand positioning
Branding adalah sebuah konsep mencerminkan identitas inti dari merek yang yang sedang dirancang.
Sedangkan Brand positioning adalah semua tentang hubungan satu merek ke merek lain
atau yang sering kita sebut sebagai pesaing.Sangat penting desainer untuk memahami dan
menganalisis status, kegunaan, daya tahan atau dimensi lain yang berkaitan dengan persepsi
pelanggan,sebuah brand positioning didefinisikan dengan baik akan berpikir dari perspektif yang
berbeda.
Dengan semua itu dalam pikiran, menjadi mudah untuk melihat, bahwa logo Anda dirancang harus terlihat seperti itu milik tempat di mana merek diposisikan. Berpikir tentang hal itu akan
meningkatkan kemungkinan logo Anda menerima persepsi positif dari pelanggan.
5. Tidak melakukan penelitian yang cukup
Memahami USP klien Anda dan brand positioning sangat penting untuk siapapun yang ingin
merancang sebuah logo yang sukses, tapi itu tidak membuat Anda hanya terpaku dengan hal tersebut.
Luangkanlah sedikit waktu Anda untuk mempelajari proses bisnis klien Anda, kenali pesaingnya.
Kemudian cari tahulah bagaimana dan dimana logo yang akan Anda buat itu akan digunakan nantinya.Dan yang terakhir, kenali target perusahaannya. Karena tidak semua klien akan memberikan informasi yang Anda butuhkan, tetapi Anda harus mencarinya sendiri di internet. Anda bisa
menggunakan Google.
Kemudian cari tahulah bagaimana dan dimana logo yang akan Anda buat itu akan digunakan nantinya.Dan yang terakhir, kenali target perusahaannya. Karena tidak semua klien akan memberikan informasi yang Anda butuhkan, tetapi Anda harus mencarinya sendiri di internet. Anda bisa
menggunakan Google.
Selalu ingat bahwa membuat logo tanpa memahami bisnis klien Anda, seperti berjalan dengan
mata tertutup.Jika Anda dapat mencapainya tanpa mengetahui apa-apa, itu hanya keberuntungan.
Dan keberuntungan tidak datang semau Anda. Semakin banyak informasi yang Anda dapat
Dan keberuntungan tidak datang semau Anda. Semakin banyak informasi yang Anda dapat
kumpulkan, akan semakin baik desain Anda nanti.
Dan sekarang saatnya tunjukkan kemampuan kalian dengan ikut kontes yang ada dimanapun
Jangan pernah takut untuk mencoba dan jangan lupa, usaha dan juga doa akan membuahkan hasil yang baik.
Jangan pernah takut untuk mencoba dan jangan lupa, usaha dan juga doa akan membuahkan hasil yang baik.
GoodLuck Guys!
Web Rekomendasi http://amikom.ac.id/
Web Referensi
*www.sribu.com,ryan@sribu.com
*www.freelancer.co.id
Web Rekomendasi http://amikom.ac.id/
Web Referensi
*www.sribu.com,ryan@sribu.com
*www.freelancer.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar